Pandemi virus Covid-19 membawa perubahan drastis dan dramatis dalam kehidupan dunia. Kegelisahan, ketakutan, kecemasan, stress, hingga kebosanan menghampiri setiap orang. Hal-hal tersebutlah yang membuat beberapa guru BK bergerak, membuat suatu terobosan dalam kejenuhan untuk tetap beraksi dan berdiskusi untuk tetap menjaga psychological wellbeing masing-masing. Nurmalahayati, Nurjanni Astiyanti, Lidya Ardiyan, dan Isna Ni’matus Sholihah, para alumni program Short Course UQ ini memulai gerakannya tanggal 25 Maret 2020 dari ajang obrol-obrol, yang ternyata menciptakan sinergi manis yang saling mengisi dan meluncurkan kegiatan “Guru BK Belajar”. Dengan tujuan sederhana saja untuk tetap menyemangati diri dan orang-orang lain dalam kegiatan bermakna dan berharap kegiatan ini bisa bermanfaat bagi semua orang.
Awalnya,
konsep kegiatan diusung sebagai diskusi interaktif. Untuk itu tanggal 26 maret
2020 kami membentuk grup WA, dan segera membuat link untuk disebarkan kesemua
grup WA BK lainnya, selang beberapa jam kapasitas grup penuh, dan masih banyak
yang belum tertampung dalam grup tersebut. Kemudian tanggal 27 maret 2020 Guru BK Belajar perdana
memberanikan diri membuka diskusi online tersebut, flyer kegiatan edarkan hanya
selang sehari sebelumnya. Dengan bekal aplikasi WEBEX meet dan pelatihan VCT (Virtual Coordinator Training) dari
Seamolec kami menggelar diskusi perdana tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan Berikan Komentar Anda di Sini